Menciptakan “Rumah Kedua” yang Nyaman: Mewujudkan Sekolah Ramah Anak di SDN 1 Tamiang Layang

TAMIANG LAYANG โ€“ Sekolah seharusnya menjadi tempat yang paling aman dan menyenangkan bagi anak setelah rumah mereka sendiri. Semangat inilah yang dibawa oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Barito Timur saat menggelar sosialisasi Sekolah Ramah Anak (SRA) di SDN 1 Tamiang Layang (10/04/2026).

Sinergi Guru, Orang Tua, dan Siswa

Sosialisasi ini menyoroti tiga pilar utama dalam mewujudkan SRA:

  1. Tenaga Pendidik yang Peka: Guru tidak hanya mengajar secara akademis, tetapi juga menjadi pelindung dan pendengar yang baik bagi siswa.
  2. Lingkungan yang Melindungi: Memastikan lingkungan sekolah bebas dari asap rokok, bebas dari napza, dan memiliki sarana sanitasi yang layak.
  3. Partisipasi Anak: Mendengarkan suara dan pendapat anak dalam proses belajar mengajar agar mereka merasa dihargai.

Langkah Nyata Melawan Perundungan

Salah satu poin krusial yang dibahas adalah pencegahan kekerasan. DP3AKB mengajak seluruh warga sekolah untuk berani melapor jika melihat atau mengalami tindakan yang tidak menyenangkan. Dengan adanya pemahaman ini, diharapkan SDN 1 Tamiang Layang dapat menjadi pelopor bagi sekolah-sekolah lain di Barito Timur dalam menciptakan atmosfer belajar yang penuh kasih sayang.

Komitmen Bersama

Pihak sekolah SDN 1 Tamiang Layang menyambut baik inisiatif ini. Komitmen ditandai dengan kesepakatan untuk terus memantau perkembangan perilaku siswa dan memperbaiki pola komunikasi antara guru dan murid.


Mewujudkan Sekolah Ramah Anak adalah investasi jangka panjang. Melalui kolaborasi antara DP3AKB dan institusi pendidikan, kita sedang membangun fondasi karakter generasi muda Barito Timur yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga sehat secara mental dan emosional.

Bagikan


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

20 − seven =